Assalamualaikum Wr. Wb. Selamat datang di blog "بسم الله" Terima kasih Ya Allah atas rizki yang telah Engkau berikan.

Selasa, 26 Februari 2013

Aku, Pendidikan, dan Seikat Kesombonngan PART 1



Di sisni, saat ini aku berjalan di atas jalan yang sangat panjang. Tapi aku tak dapat berjalan, tak bisa melihat jalan karena semuanya terhalan oleh kabut yang sangat tebal. Aku bingung, sedih, dan gelisah karena tak tahu kemana aku harus melangkah. Smpai-sampai lapisanya menutupi kelopak mataku pada sebuah titik kecil yang cerah di ujung jalan sana. Tapi aku yakin Tuhanku tak akan membiarkan hamba NYA larut dalam kebingungan. DIA memberikan ku rambu-rambu berupa lampu di sekitar ku. Sehingga aku dapat melihat semua kenikmatan dan keindahan. Seperti gunung, pohon, permainan, hiburan, dan masih banyak lagi.  Sampai akhirnya aku tertarik pada sebuah permainan. Tanpa berpikir panjang, aku langsung mendekat dan menghampirinya.
Sekarang aku sedang menikmati sebuah permainan bernama pendidikan. Saat aku sedang asyik mendalaminya, tiba-tiba aku ingat bahwa Allah SWT pernah memberi pesan kepadaku untuk terus berjalan menuju titik kecil yang cerah itu. Entah mengapa, aku tak menghiraukannya lagi. Yang aku pikirkan saat itu adalah bagaimana dapat memenangkan permainannya. Aku sangat serius mendalami permainan ini sampai akhirnya selalu naik ke level yang lebih tinggi. Waktuku hanya habis untuk menikmati permainan ini. Hatiku sangat senang sekali saat dapat mempelajari ilmu-ilmu NYA.
Tak lama setelah aku bangga atas apa yang diraih. Aku sampai pada sebuah titik dimana tak dapat lagi naik ke level selanjutnya. Hanya sedih, kecewa, murung, dan keaal yang aku lakukan setiap harinya. Sampai hatiku berkata, “Ya Allah, aku selalu bagun di sepertiga malam untuk bermunajat kepada MU, puasa Hari Senin dan Kamis tak pernah aku tinggalkan, segala usaha dan upaya telah aku lakukan. Mengapa KAU tak menjawab segala ikhtiar dengan apa yang aku cita-cita kan selama ini ?”
Atagrirullah, aku tak seharusnya berfikir seperti itu. Seharusnya aku sadar, selama ini bisa naik level dan sukses karena izin-NYA. Mungkin Allah tidak mau aku jauh dari NYA disaat kebahagiaan datang. Aku pun memutuskan untuk meningkatkan ibadah baik secara kualitan dan kuantitas. Karena aku yakin kesuksesan dapat diraih bukan hanya semata-mata kerja keras tapi juga keridhaan NYA.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar