Assalamualaikum Wr. Wb. Selamat datang di blog "بسم الله" Terima kasih Ya Allah atas rizki yang telah Engkau berikan.

Minggu, 24 Juni 2012

Puasa Sunah


1. Puasa Sunah

Puasa Sunah atau puasa tatawwu adalah puasa di luar puasa wajib, yaitu selain puasa Raamadhan, puasa Qada, puasa Nazar, dan puasa Kafarat. Adapun dalil naqli puasa sunah, antara lain:

"Sesungguhnya seorang laki-laki bertanya kepada Nabi SAW, dia bertanya 'Ya, Rasulullah, terangkan kepada ku tentang puasa yang difardukan atas diri ku.' Rasul menjawab, 'Bulan Ramadhan.' Orang itu bertanya lagi, 'Adakah puasa lain yang diwajibkan atas diriku?' Nabi SAW menjawab, 'Tidak, kecuali engkau mengerjakan puasa tatawwu' (sunah)." (H.R. Al-Bukhari dan Muslim)

2. Puasa Sunah Senin-Kamis dan Dalil Naqli
Puasa sunah senin-kamis adalah puasa sunah pada setiap hari Senin dan Kamis. Sebab-sebab disunahkannya puasa pada hari Senin dan Kamis adalah :

1) Pada Senin dan Kamis amalan kita ditunjukan atau dihadapkan kepada Allah SWT. Rasulullah pernah ditanya tentang sebab-sebab disyariatkannya puasa Senin - Kamis, kemudian menjawab seperti dalam hadist berikut :

"Amal-amal kita ditunjukan kepada Allah pada tiap-tiap hari Senin - Kamis. Karena itu, aku suka ketika amal-amal ku ditunjukan kepada Allah itu aku sedang berpuasa." (H.R. Ahmad) 

2) Hari Senin merupakan hari kelahiran Rasulullah, pengangkatannya menjadi Rasul, dan permulaan diturunkannya Al-Qur'an. Karena itu, hari Senin perlu dibesarkan dengan berpuasa di hari itu. Rasulullah SAW bersabda :

"Itulah hari aku dilahirkan, hari itu pula aku diangkat menjadi rasul dan juga Al-Qur'an diturunkan padaku."(H.R. Muslim)

3. Puasa Sunah Syawal dan Dalil Naqli
Puasa sunah Syawal adalah puasa sunah selama enam hari di bukan Syawal. Kebanyakan para ulama menyukai kita berpuasa selama enam hari di bulan Syawal. Dalil Naqli tentang sunahnya puasa enam hari di bulan Syawal adalah sabda Rasulullah SAW :

"Barangsiapa berpuasa Ramadhan kemudian dilanjutkan dengan enam hari di bulan Syawal, maka itulah puasa sepanjang masa." (H.R. Muslim)

4. Puasa Hari Arafah
Hari Arafah adalah hari kesembilan bulan Zulhijah. Puasa Arafah adalah puasa sunah yang dilaksanakan pada hari kesembilan bulan Zulhijah. Berpuasa pada hari Arafah, bagi selain jamaah haji hukumnya sunah. Rasulullah SAW bersabda :

"Puasa di hari Arafah menutup dosa dua tahun, tahun lalu dan tahun yang akan datang." (H.R. Muslim)



sumber : Guru abdi, 2007.Ayo Belajar Agama Islam. Jakarta : Erlangga 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar